IBADAH + PERAYAAN NATAL

28 Desember 2014

IBADAH MALAM NATAL

24 Desember 2014

GPdI SORENGAN AWARD

24 Desember 2014

LOMBA-LOMBA MENYAMBUT NATAL 2014

14-21 Desember 2014

Saturday, May 3, 2014

Kebangkitan itu Mengubah Hidupku

                                     Yesaya 50 : 6
        Oleh : Bpk.Pdt.Hosea Sakti
Minggu, 27 April 2014
Aku memberi punggungku kepada orang-orang yang memukul aku, dan pipiku kepada orang-orang yang mencabut janggutku. Aku tidak menyembunyikan mukaku ketika aku dinodai dan diludahi.
Kita sudah terlalu banyak mendengar tentang paskah/tentang kematian Tuhan Yesus, tetapi bagaimana dengan hidup keseharian kita, apakah sudah benar/sesuai dengan apa yang dikehendaki Tuhan dalam hidup kita? Atau sebaliknya justru membuat hati Tuhan sedih seperti waktu di kayu salib, oleh karena pemberontakan kita.
Markus 14: 65
Lalu mulailah beberapa orang meludahi Dia dan menutupi muka-Nya dan meninju-Nya sambil berkata kepada-Nya: "Hai nabi, cobalah terka!" Malah para pengawalpun memukul Dia.
-Yesus begitu menderita, disiksa dengan tidak manusiawi, dia tanggung penderitaan kita, agar kita mampu/sanggup melangkah untuk hidup di dunia ini, karena sesungguhnya kita tidak layak dihadapan Tuhan.
Kejadian 2 : 7
ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
-Pernahkah kita merenungkan bagaimana hidup kita, dan siapa kita. Kita tidak lebih dari debu yang hampir-hampir tidak ada nilainya, tetapi Tuhan begitu baik dan melayakkan kita untuk menghidupi kebenarannya, agar dosa tidak berkuasa lagi atas kehidupan kita.
Wahyu 2 : 9
Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu--namun engkau kaya--dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis.
-Sampai hari ini iblis masih terus bekerja keras untuk mengincar kita untuk dihancurkan dengan caranya yang licik, tetapi kita tidak perlu takut karena Tuhan sanggup mengubah segala sesuatu.
Yesaya 51 : 1
Dengarkanlah Aku, hai kamu yang mengejar apa yang benar, hai kamu yang mencari TUHAN! Pandanglah gunung batu yang dari padanya kamu terpahat, dan kepada lobang penggalian batu yang dari padanya kamu tergali.
-Kita di ubah oleh salib itu  menjadi batu karang yang kuat, kita dibuat /dipahat dari gunung batu yang kuat dan kokoh.
-Tetapi jangan bangga dulu, karena ular bisa bersembunyi di sela-sela batu itu, “hati-hati”
-Apa nasehat Paulus kepada orang-orang yang sudah di ubah Tuhan.
Kolose 2 : 22-23
22. semuanya itu hanya mengenai barang yang binasa oleh pemakaian dan hanya menurut perintah-perintah dan ajaran-ajaran manusia.
23. Peraturan-peraturan ini, walaupun nampaknya penuh hikmat dengan ibadah buatan sendiri, seperti merendahkan diri, menyiksa diri, tidak ada gunanya selain untuk memuaskan hidup duniawi.
Kita harus kuat /bertekun di dalam Tuhan, dunia ini memang indah/manis. Tetapi ingat itu merupakan tantangan buat kita orang percaya di zaman ini, dan kita jangan sampai di geser dari pengahrapan injil yang sudah kita dengar selama ini.
Roma 16 : 20
 Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!
Salib itu telah mengubah kita, bahkan mendamaikan kita kembali dengan Sang Pencipta, kini kita diberi otoritas illahi untuk menghancurkan iblis dibawah kaki kita, sungguh salib itu telah mngubah kita dari cara hidup yang sia-sia, yang dulu menjadi hamba dosa tetapi sekarang telah menjadi hamba kebenaran. Kalau Tuhan sudah siap mengubah , kita harus siap berubah. Amin
Tuhan memberkati.....

“Perubahan tidak akan datang, jika kita menunggu orang lain, atau lain waktu, diri kitalah yang ditunggu-tunggu , diri kitalah perubahan yang kita cari”


Monday, April 28, 2014

Paskah Pemuda 2014

Diberitahukan kepada Pemuda & Remaja GPdI Sorengan, bulan mei 2014 (tgl 29-Mei-2014) akan diadakan acara Paskah Padang Pemuda & Remaja tempat di pantai Pok tunggal Gunung Kidul Yogyakarta. Bagi yang berminat silahkan hubungi panitia ya.(Weni/Ardi).Thk.GBU

Pantai Pok Tunggal Yogyakarta

Diam/sabar adalah emas

Diam/sabar adalah emas
Diam atau sabar adalah emas, ini kata yang pas dan pantas seperti yang telah banyak dan sering saya alami di dalam rumah tangga kami, dan dengan orang-orang terdekat kami. Sering saya alami setiap pulang beraktifitas, tiba-tiba saja raut wajah istri saya lain dari biasanya, demikian juga dengan orangtua saya. Dalam hati saya sering bertanya, ada apa lagi dengan rumah tangga kami?. Rasa ingin tahu jadi tak terbendung lagi , saya tanya istri saya hanya diam saja, pengen marah takut tambah runyam.
Dan tepatnya 1 minggu yang lalu walaupun ini sudah sering terjadi, kira-kira jam 01.00 dini hari saya terpaksa membangunkan istri saya untuk sekedar ingin tahu apa yang terjadi dengan orang tua kami, kenapa tadi sore orangtua ketemu saya pada diam semua? Emang ada masalah apa lagi? Dan benar saja apa yang saya pikirkan, orangtua saya bentrok/berselisih paham dengan istri saya hanya karena masalah sepele.
Bermula dari Bapak saya pinjam sekop dirumah saya, berhubung ada dua buah Bapak saya memilih sekop yang baru, lalu sama Istri saya diganti dengan sekop yang sudah reot/rusak. Dalam hati saya menyadari itu yang membuat Bapak saya marah, tetapi kenapa semua jadi marah dan diam sama saya? Mungkin ini dianggap hanya permasalah yang sepele, ketika seorang menantu tidak akur dengan mertuanya, tetapi bagi saya ini merupakan beban pergumulan yang begitu berat. Ingin rasanya malam itu saya membangunkan orangtua saya, tapi masih banyak pertimbangan, kenapa ini terjadi lagi? Kenapa belum juga rukun? Kenapa masih ada iri hati? Kenapa masih ada ketidakharmonisan?
Tetapi saya tetap yakin dan percaya Tuhan masih bersama kami dan masih senantiasa memberi kesabaran, karena saya sangat memegang teguh firman Tuhan : “jadilah terangmu bercahaya didepan semua orang”. Tuhan pasti memberi pertolongan bagi kehidupan rumah tangga kami terlebih keluarga besar kami, orang tua dan saudara-saudara kami yang belum percaya menjadi percaya terlebih bisa menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat.AMIN


Amsal 14 : 29 : “Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.”

Sumber kesaksian : Bapak Priyanto

Jadwal Pelayanan Bulan Mei 2014


Cepat Tanggap

oleh : Pdt.VICTORIA ARNY MASRUTTI
YOHANES 20 : 1-10
Minggu, 20 April 2014
 Sebelum penyaliban itu Yesus pernah berkata, anak manusia harus menderita/mati, tapi akan bangkit pada hari yang ketiga. Setelah diturunkan dari salib dan sebelum dikuburkan, menurut adat Yahudi mayat itu harus derempah-rempahi.Maria/murid-muridNya tidak ingat kalau Yesus pernah mengatakan bahwa Dia akan bangkit, mereka tidak pernah tahu, karena mata rohaninya tertutup.
                Yesus memang sudah bangkit pada hari yang ketiga, tetapi Maria masih diperhadapkan masalah-masalah yang ada, yaitu adat istiadat.
>(Matius 28 : 18) :”Yesus mendekati mereka dan berkata:” Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.”
Yesus diberikan kuasa di surga dan di bumi untuk mengadakan berbagai tanda yang ajaib. Sebagai contoh yaitu :
-Yesus mengadakan mujizat kesembuhan di berbagai tempat, bagi orang sakit separah apapun sanggup Ia sembuhkan.                                                
-Yesus pernah menaklukkan badai, saat murid-muridNya hampir tenggelam.
-Yesus pernah memberi makan 5.000 orang.
                Sesungguhnya kita sebagai umat Tuhan dijanjikan wewenang/kuasa untuk mengerjakan perkara-perkara yang lebih besar, dan wewenang untuk memberitakan injil di seluruh dunia  untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhilang.                
>(Yohanes 3 : 16) :” Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”
Ayat ini mengungkapkan isi hati Allah, dan tujuan Allah yang cukup beralasan yaitu :
-Kasih Allah cukup luas untuk menjangkau semua orang yaitu dunia ini.
-Keyakinan bahwa Yesus Kristus adalah anak Allah, dan satu-satunya juru selamat untuk manusia yang tehilang.
-Persekutuan yang menyangkal diri dan ketaatan kepada Kristus. -Kepercayaan penuh didalam Kristus, bahwa Ia mampu dan bersedia menuntun saudara/saya hingga keselamatan kekal, dan persekutuan dengan Allah Bapa di surga.Amin

Tuhan memberkati....

Saturday, April 19, 2014

Hancurkan penghalang berkat!

oleh : Pdt.VICTORIA ARNY MASRUTTI
mazmur 84 : 12
Minggu, 13 April 2014

“Ya TUHAN semesta alam, berbahagialah manusia yang percaya kepada-Mu!”
Ketika berkat yang sudah disiapkan Tuhan untuk kita, selalu ada penghalang. Tetapi Alkitab mencatat bahwa Tuhan tidak pernah menahan berkat atau kebalikannya. Janji ini secara khusus ditujukan kepada orang percaya yang sungguh-sungguh berusaha untuk hidup saleh dan benar. Kita harus menghancurkan ego kita agar mengalami hidup benar dan tidak bercela, maka kita akan menikmati janji dan pertolongan illahi.
1 ) Tuhan adalah matahari (Mazmur 118 : 27)
“TUHANlah Allah, Dia menerangi kita. Ikatkanlah korban hari raya itu dengan tali, pada tanduk-tanduk mezbah.”
Artinya Tuhan yang akan selalu menerangi kita, diman kita tahu kejahatan dunia semakin meningkat, dan dunia juga semakin tidak bersahabat. Sebab itu kita perlu Tuhan  untuk melindungi kita.           
2 ) Tuhan adalah perisai (Mazmur 115 : 9-11)
“9. Hai Israel, percayalah kepada TUHAN! --Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.10. Hai kaum Harun, percayalah kepada TUHAN! --Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.11. Hai orang-orang yang takut akan TUHAN, percayalah kepada TUHAN! --Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.”
Alkitab mencatat begitu jelas, mengapa Tuhan menyebut 3 pribadi?
> Pribadi Israel artinya adalah nama baru Yakub. Bukankah kadang-kadang kita kembali kepada kehidupan lama yang tidak penting yang akan membuat kita ragu untuk menatap masa depan.
> Kaum Harun adalah gambaran orang-orang yang melayani Tuhan, pelayan atau imam dalah orang-orang yang melakukan pekerjaan Tuhan.
> Orang-orang yang takut akan Tuhan ini meliputi orang-orang yang memiliki hormat kepada Tuhan (Mazmur 34 : 9) “Takutlah akan TUHAN, hai orang-orang-Nya yang kudus, sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia!” . Orang-orang yang berlindung dalam Tuhan adalah orang-orang yang berbahagia untuk mengecap kebaikan Tuhan.
Marilah kita akan mulai menata hidup kita, karena tanpa kita sadari sesungguhnya kita tidak mampu berdiri diatas kaki kita untuk melangkah, tetapi dengan otoritas surgawi kita akan hancurkan penghalang berkat dengan demikian kita akan menjadi orang-orang yang menang bahkan lebih dari pemenang.


Tuhan memberkati....

Friday, April 11, 2014

Kekuatan dari Tuhan


Yesaya 40 : 30 – 31
Minggu, 6 April 2014-04-11
Oleh : Pdt.Victoria Arny Masrruti

“30. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
31. tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.”
Orang muda adalah orang yang memiliki kekuatan extra yang pantang menyerah ketika kekuatan itu dibutuhkan. Tapi kadang mereka  jatuh karena kekuatan itu hilang dan langkahnya mulai berhenti karena lelah dan lesu.
Apa yang harus dilakukan orang percaya supaya mendapat kekuatan?
1.      MenantikanTuhan (Mazmur 25 : 5)
“5. Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.”
Menantikan Tuhan itu bukan seperti anak muda yang menanti/menunggu kekasihnya yang akan datang. Tetapi kita benar-benar/sunguh-sunguh dengan iman berharap kepada Tuhan, serta mempercayakan kehidupan kita sepenuhnya kepada sang sumber pertolongan, yaitu kepada Tuhan yang penuh kasih karunia yang setiap saat kita perlukan.
2.      Hidup didalam terang (Amsal 4 : 18)
“18. Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.”
Jadi orang kristen harus semakin bercahaya dan hidup benar, karena semua yang dilakukan manusia terbuka dihadapan Tuhan. Kita harus bisa menjadi terang ditengah kegelapan dunia ini.
3.      Tidak takut akan bimbang (Yesaya 41 : 10)
“10. janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.”
Agar kita mendapat kekuatan kita harus percaya kalau Tuhan akan menyertai  setiap langkah hidup kita. Sehingga kemenangan menjadi bagian dan milik kita. Bagi orang yang takut dan bimbang, maka hidupnya akan seperti ombak yang tidak bisa tenang/selalu kuatir dalam segala hal.
4.      Hidup melekat dengan Tuhan (Mazmur 91 : 14)
“14. "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.”
Setiap orang yang melekat/bersandar pada “Pokok Anggur yang benar”, maka akan dilindungi Tuhan dan akan diluputkan dari segala hal kesukaran (mendapat jalan keluar dalam setiap masalah).
Tuhan akan menyertai hidup kita, menolong kita pada waktu kesulitan, mendengar doa kita. Sehingga kita merasakan kehadiran-Nya serta menikmati pemeliharaan-Nya didalam setiap langkah hidup kita.
Apabila kita bisa melakukan beberapa hal diatas, percayalah bahwa kita akan senantiasa mendapat kekuatan dari Tuhan sehingga mampu menghadapi segala hal.AMIN.


Tuhan Yesus memberkati....