Friday, May 8, 2015

BERKAT

Amsal 28 : 20
Oleh : Bpk.Pdt.Yunias Sutrimo
Minggu, 3 Mei 2015

“Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman.”
Dalam Alktitab mencatat bahwa sebenarnya kedua versi ini sama-sama mendapat berkat yaitu sumbernya dari Allah dan dari dunia ini.
Ada banyak contoh di dunia dewasa ini kalau berkat itu datangnya bukan dari Allah maka akan menimbulkan iri hati bagi yang biasa berfikiran negatif. Persoalannya adalah bagian A orang akan merasa senang jika dipercaya, dan sebaliknya akan menyenangkan orang yang mempercayainya.
Ketika pribadi itu dapat  dipercaya akan mendapat berkat yang banyak. Ketika Tuhan percayakan berkat kepada seseorang, orang lainpun akan turut merasakan kebahagiaan tersebut.
Dalam perjanjian lama kata-kata yang berkaitan dengan “berkat” terdapat lebih dari 400 kali, hal yang pertama yang Allah lakukan dalam hubunganNya dengan manusia adalah memberkati mereka.
Kata-kata “BERKAT” berarti :
·         Suatu kasih kasunia illahi yang menyebabkan pekerjaan kita berhasil.
·         Kehadiran Allah bersama kita
·         Pemberian Allah berupa kekuatan, kuasa, dan pertolongan.
Berkat Allah tidak boleh disamakan dengan keuntungan meterial perorangan atau ketidakadaan penderitaan dalam kehidupan kita. Tetapi berkat Allah itu bersyarat, umat Allah harus memilih berkat ketaatan atau kutuk karena ketidaktaatan. Kita harus senantiasa mengharapkan dari Allah berkatNya atas pelayanan, pekerjaan, keluarga, bahkan dalam seluruh aspek kehidupan kita, dan jadilah orang yang dapat dipercaya dalam segala sesuatu.Amin.

“Tuhan adalah pemilik segala sesuatu, kita adalah pengelolanya, apakah Allah dapat mengandalkan kita?”

0 komentar:

Post a Comment